Euis, Dédé, dan Iyan tidak pulang dari sawah, dan sareupna tak pernah selesai. Jelajahi Tarogong sampai kawah di lereng gunung, halte kereta mati, pemakaman di balik kebun teh, dan candi di tengah situ. Pecahkan teka-teki warga dan tenangkan sepuluh makhluk dari cerita lama Garut. Ajak teman membuka halaman ini: kalian bisa saling mengobrol, dan salah satu boleh jadi jurig jadi-jadian.
Pakai headphone: setiap makhluk punya suaranya sendiri dan datang dari arahnya. Peluit kereta, desis kawah, dan lompatan pocong adalah petunjuk. Ada adegan mengagetkan.
Digambar Ujang di halaman belakang buku tulisnya. Panah merah adalah kamu.
Warga yang ikut ronda sareupna, diurutkan dari pengalaman terbanyak.
Terinspirasi dari P.T. (2014). Makhluk dan legenda diambil dari cerita rakyat Sunda yang hidup di Garut dan Priangan: Curug Orok di Cikajang, Leuweung Sancang di Garut selatan, Situ Bagendit di Banyuresmi. Jalur kereta Garut–Cikajang yang ditutup pada 1983, kawah-kawah di pegunungan Garut, dan candi di tengah situ ikut mengilhami wilayah baru. Setiap kampung punya versinya sendiri.